0102030405
Pasokan Pabrik Hexadecyl Tributyl Phosphonium Bromide CAS NO.14937-45-2
Properti
• Titik lebur: 56-58 °C(menyala)
• Titik Didih : 760mmHg
•Suhu Penyimpanan: Simpan di bawah +30°C.
•PSA:13.59000
• Penampilan:kristal putih hingga putih pucat
• Kelarutan: metanol: 0,1 g/mL, bening
• LogP:7.88960
•Massa Tepat:506.36160
Spesifikasi
Barang Pengujian | Standar: USP | |
| Kategori | Bahan Baku Farmasi, Bahan Kimia Halus, Obat Curah | |
| Standar | Standar medis | |
| Umur simpan | 2 tahun | |
| Identifikasi | Spektrum IR mirip dengan RS Waktu retensi HPLC mirip dengan RS | |
| Substansi terkait | Total pengotor: NMT0,3% | |
| Logam berat | NMT 10ppm | |
| Kerugian pada pengeringan | NMT0,5% | |
Residu saat pembakaran | NMT0,1% | |
| Pengujian kadar logam | 98,5%-101,0% | |
Penggunaan Produk
Tributylhexadecylphosphatenium Bromide merupakan senyawa amonium kuaterner yang biasa digunakan sebagai komponen surfaktan dan cairan ionik. Kegunaannya bermacam-macam, antara lain:
Cairan ionik: Tributylhexadecylphosphatenium Bromide dapat digunakan sebagai komponen cairan ionik dalam katalisis, pelarut dan elektrolit.
Surfaktan: Karena sifat surfaktannya, Tributylhexadecylphosfonium Bromide dapat digunakan untuk membuat pengemulsi, bahan pembasah dan dispersan.
Sintesis kimia: Ini juga dapat digunakan sebagai katalis atau reagen dalam sintesis organik untuk mendorong reaksi sintesis senyawa organik tertentu.
Secara keseluruhan, Tributylhexadecylphosphatenium Bromide memiliki prospek aplikasi yang luas dalam teknik kimia, ilmu material, dan sintesis organik.
Paket Dan Penyimpanan
Kemasan:
25kg/karton drum atau sesuai kebutuhan Anda.
Catatan: Komposisi dan ukuran bahan kimia dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan pelanggan

Penyimpanan:
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat yang kering, sejuk, dan berventilasi baik. Simpan terpisah dari wadah bahan makanan atau bahan yang tidak kompatibel.
Perlindungan Keamanan
Tindakan pencegahan untuk penanganan yang aman
Penanganan di tempat yang berventilasi baik. Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Hindari pembentukan debu dan aerosol. Gunakan alat yang tidak menimbulkan percikan api. Mencegah kebakaran yang disebabkan oleh uap pelepasan elektrostatis.












